
AHMAD JAMSUKI, S.Ag
Kepala MTs Assalafi
“Mendidik dengan kesabaran, memimpin dengan keteladanan, dan membina dengan nilai-nilai Islam.”
Bapak Ahmad Jamsuki, S.Ag. adalah sosok pemimpin yang dikenal luas karena kesabaran, keteguhan hati, dan kedalaman spiritualnya. Sejak mengemban amanah sebagai Kepala Madrasah di MTs dan SMA Assalafi, beliau telah menjadi motor penggerak dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan pendidikan karakter yang kuat kepada seluruh warga madrasah. Pak Ahmad Jamsuki adalah figur yang tenang dalam berbicara, selalu mendengar sebelum menanggapi, dan sangat mengedepankan pendekatan kekeluargaan dalam menyelesaikan setiap persoalan. Kesabarannya tidak hanya terlihat dalam menyikapi berbagai dinamika sekolah, tetapi juga dalam membimbing guru dan siswa dengan cara yang lembut
Sebagai lulusan agama (S.Ag), nilai-nilai Islam telah menjadi fondasi utama dalam gaya kepemimpinannya. Pak Ahmad Jamsuki tidak hanya mendorong siswa dan guru untuk memperkuat ibadah, tetapi juga mencontohkan langsung kedisiplinan dalam shalat berjamaah, puasa sunnah, dan pengamalan adab islami sehari-hari. Dalam setiap amanat dan sambutan, beliau senantiasa menyisipkan nasihat agama yang menyentuh hati. Ia yakin bahwa pendidikan yang terbaik adalah yang menyeimbangkan antara ilmu dunia dan akhirat. Meski menjabat sebagai kepala madrasah, beliau tetap tampil sederhana dan bersahaja. Tidak segan menyapa siswa satu per satu, mengobrol ringan dengan guru, hingga turut membantu persiapan kegiatan sekolah. Sosoknya yang rendah hati membuat semua warga sekolah merasa dihargai dan dekat dengannya.

Guru Matematika MTs & SMA Assalafi
“Mengajar bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi menyentuh hati dan membentuk karakter.”
Rini Fatmawati, S.Pd., merupakan salah satu guru Matematika di MTs dan SMA Assalafi yang dikenal luas sebagai sosok pendidik yang telaten, berhati lembut, dan memiliki pemahaman mendalam terhadap karakter setiap siswanya. Ia telah mengabdi di dunia pendidikan lebih dari 15 Tahun
Sikap sabar dan konsistennya dalam membimbing siswa terlihat dari cara ia memberi perhatian secara individual, terutama bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Ia tidak segan untuk mengulang materi dengan cara berbeda hingga siswa benar-benar paham.
Tak jarang, siswa yang semula takut terhadap Matematika, justru kemudian menunjukkan peningkatan signifikan berkat pendekatan yang humanis dari beliau. Ia percaya bahwa setiap anak memiliki potensi, dan tugas guru adalah membantu mereka menemukannya

Guru Bahasa Inggris MTs & SMA Assalafi
Nur Istiqomah, S.Pd.I., adalah sosok guru Bahasa Inggris yang dikenal karena keramahannya, semangat positifnya, dan kemampuannya menjalin kedekatan dengan siapa saja—baik dengan rekan sejawat maupun para siswa. Ia menjadi salah satu guru favorit di lingkungan MTs dan SMA Assalafi, bukan hanya karena kepiawaiannya dalam mengajar Bahasa Inggris, tetapi juga karena karakter pribadinya yang hangat dan menyenangkan. Dalam proses belajar mengajar, beliau mampu menciptakan suasana kelas yang hidup dan interaktif. Ia mendorong siswa untuk percaya diri dalam berbicara Bahasa Inggris dan tidak takut melakukan kesalahan. Melalui pendekatan yang santai namun terarah, ia membuat pelajaran Bahasa Inggris terasa lebih mudah dan menyenangkan.
Siswa merasa nyaman berdiskusi, bertanya, bahkan curhat kepadanya. Kedekatan ini membuat Ibu Nur Istiqomah lebih mudah memahami potensi dan kendala yang dihadapi siswa dalam belajar. Ia juga suka menggunakan metode pembelajaran berbasis permainan, proyek kreatif, dan diskusi kelompok yang membuat siswa lebih antusias. Dengan kombinasi antara kemampuan profesional yang mumpuni dan kepribadian yang bersahabat, Bu Nur istiqomah telah menjadi inspirasi bagi banyak siswa untuk menyukai Bahasa Inggris, serta menjadi teladan dalam menjalin hubungan yang harmonis di lingkungan sekolah.

Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTs & SMA Assalafi
“Menjadi guru BK bukan hanya mendengar, tetapi hadir dengan hati.”
Siti Asysyfa, S.Pd, atau yang akrab disapa Bu Syifa, adalah sosok guru BK yang dikenal karena kecantikannya yang anggun, dan kedekatannya dengan para siswa. Di lingkungan MTs dan SMA Assalafi, ia menjadi tempat curhat yang nyaman bagi siswa, sekaligus rekan kerja yang menyenangkan bagi para guru.
Sebagai guru BK, Bu Syifa memiliki kemampuan istimewa dalam menjalin hubungan yang erat dengan siswa. Ia tidak hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga aktif membangun komunikasi sejak awal. Siswa merasa nyaman bercerita padanya, karena ia selalu mendengarkan tanpa menghakimi, memberi nasihat dengan lembut, dan menjaga setiap rahasia dengan penuh tanggung jawab.

Drs. Ahmad Hasuna
Salahsatu Sosok Visioner di Balik Berdirinya SMA Assalafi Susukan
SMA Assalafi Susukan, sebuah lembaga pendidikan yang dikenal dengan pendekatan religius dan akademik yang seimbang, tidak lepas dari peran para tokoh pendirinya. Salah satu figur sentral yang memberikan kontribusi besar terhadap lahir dan berkembangnya sekolah ini adalah Drs. Ahmad Hasuna. Sosok pendidik, pemikir, dan pejuang pendidikan ini dikenang sebagai pribadi yang berdedikasi tinggi dalam membangun generasi muda yang berakhlak dan berilmu.
Drs. Ahmad Hasuna dikenal sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan keislaman yang kuat, disertai dengan pengalaman dalam dunia pendidikan formal. Beliau aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Kepeduliannya terhadap pentingnya pendidikan yang berpijak pada nilai-nilai Islam mendorongnya untuk berinisiatif mendirikan sebuah lembaga pendidikan menengah atas yang mampu menjawab tantangan zaman.
Pada awal tahun 2000-an, ketika kebutuhan akan pendidikan menengah yang berbasis Islam semakin meningkat di wilayah Kecamatan Susukan dan sekitarnya, Drs. Ahmad Hasuna menjadi salahsatu sosok berdirinya sebuah sekolah yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga memperkuat dasar-dasar keimanan dan akhlak mulia.
Dengan semangat kolektif dan semangat gotong royong, berdirilah SMA Assalafi Susukan. Drs. Ahmad Hasuna memainkan peran penting dalam perencanaan kurikulum, perekrutan guru, serta membangun jaringan dukungan dari masyarakat dan pemerintah setempat. Ia juga menjadi figur teladan yang tak segan terjun langsung dalam kegiatan operasional sekolah di masa-masa awal.
Salah satu yang diterapkan Drs. Ahmad Hasuna adalah pendekatan pendidikan yang holistik: pendidikan yang mencerdaskan pikiran, membersihkan hati, dan menggerakkan amal. Ia percaya bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan generasi muda.
Prinsip-prinsip ini masih terasa kuat dalam filosofi pendidikan SMA Assalafi Susukan hingga hari ini. Sekolah tersebut tetap menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek kegiatan belajar mengajarnya.
Terimakasih Pak Hasun…. Semangatmu akan terus menginspirasi generasi demi generasi yang menempuh pendidikan di lembaga ini.
